TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS
Disusun Oleh :
Berliana Novianti
15.02.9175
15.D3MI05
JL. Ring Road Utara, Condong Catur, Sleman, Yogyakarta
Telp: (0274)884201-207 Fax: (0274)884208
SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2015/2016
ABSTRAK
Singkong
adalah bahan makanan yang termasuk luwes, yaitu dapat diolah menjadi berbagai
jenis penganan. Secara tradisional, singkong biasanya dibuat gethuk, keripik
singkong, dan tape singkong.Singkong mengandung karbohidrat dan tinggi kalori,
dari 100gram singkong dapat menghasilkan kalori sebesar 160 kalori. Bahkan
menurut Nutrition and You, kalori pada singkong 2 kali lipat dibanding kalori
pada kentang.Singkong diketahui banyak mengandung vitamin B kompleks dan
kelompok vitamin lainnya seperti folates, thiamin, piridoksin (vitamin B-6),
riboflavin, dan asam pantotenat. Riboflavin ini berperan dalam tubuh dalam
membantu pertumbuhan dan memproduksi sel darah merah.Cocok bagi yang sering
mengalami kurang darah.Mineral-mineral yang sangat penting bagi tubuh ternyata
juga banyak terdapat pada singkong.Seperti diantaranya seng, magnesium,
tembaga, dan besi. Jumlah kalium pada singkong ternyata cukup tinggi untuk
mencukupi kebutuhan tubuh.Kalium sangat baik untuk mencegah darah tinggi.
Singkong
ternyata lebih baik dibanding dengan nasi, karena singkong memiliki sifat
antikanker,antitumor dan meningkatkan nafsu makan. Selain itu, singkong jauh
lebih baik dikonsumsi oleh penderita diabetes daripada nasi putih.
Singkong
dapat membantu untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit, seperti sakit
kepala,rematik, diare,cacingan pada anak, dan dapat meningkatkan stamina yang
loyo karena kandungan kalorinya.Singkong merupakan makanan rendah lemak, dan
rendah kolesterol. Cocok sebagai menu yang dimasukkan kedalam program diet
rendah lemak Anda.
ISI
Singkong,
begitulah namanya, tanaman umbi yang selalu diidentikkan dengan kesederhanaan.
Mungkin karena bahan makanan ini yang sangat mudah didapatkan dan murah harganya.
Namun bagi yang sadar kesehatan, singkong bisa menjadi bahan makanan sehat
alternatif. Singkong merupakan sumber karbohidrat selain nasi, selain itu daun
singkong sudah diakui mengandung banyak vitamin dan gizi.
Singkong
atau banyak orang yang juga menyebutnya ubi kayu adalah keluarga tanaman
Euphorbiaceae yang hidup tahunan didaerah tropika dan subtropika dari keluarga
Euphorbiaceae.
Singkong pertamakali dikenal dikenal di Amerika selatan, semenjak jaman manusia prasejarah. Spesies singkong modern yang sudah dikembangkan saat ini telah banyak dibudidayakan dapat bahkan dapat ditemukan tumbuh liar di daerah Brasil selatan. Di Indonsia sendiri, tanaman ubi kayu ini banyak diubudidayakan baik untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk memenuhi kebutuhan industri.
Singkong pertamakali dikenal dikenal di Amerika selatan, semenjak jaman manusia prasejarah. Spesies singkong modern yang sudah dikembangkan saat ini telah banyak dibudidayakan dapat bahkan dapat ditemukan tumbuh liar di daerah Brasil selatan. Di Indonsia sendiri, tanaman ubi kayu ini banyak diubudidayakan baik untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk memenuhi kebutuhan industri.
Berikut
Manfaat Singkong dan kandungan gizi plus mineral yang diketemukan pada
singkong
A.
Kandungan Gizi
pada singkong (Sumber: Database Kesehatan)
Air
122.94 g
Energi 330 kcal Energi 1374 kj Protein 2.8 g Fiber, total dietary 3.7 g Gula total 3.5 g Kalsium, Ca 33 mg Besi, Fe 0.56 mg Magnesium, Mg 43 mg Phosphor, P 56 mg Potassium, K 558 mg Sodium, Na 29 mg Seng, Zn 0.7 mg Mangan, Mn 0.791 mg Selenium, Se 1.4 mcg Vitamin C, total ascorbic acid 42.4 mg Thiamin 0.179 mg Riboflavin 0.099 mg Niacin 1.759 mg |
Pantothenic
acid 0.22 mg
Vitamin B-6 0.181 mg Folat, total 56 mcg Kolin, total 48.8 mg Betaine 0.8 mg Vitamin B-12 ~ mcg Vitamin B-12, added ~ mcg Vitamin A, IU 27 IU Vitamin A, RAE 2 mcg_RAE Vitamin E (alpha-tocopherol) 0.39 mg Vitamin E, added ~ mg Vitamin K (phylloquinone) 3.9 mcg Tryptophan 0.039 g Threonine 0.058 g Isoleucine 0.056 g Leucine 0.08 g Lysine 0.091 g |
B. Manfaat singkong
1. Singkong adalah bahan makanan yang termasuk
luwes, yaitu dapat diolah menjadi berbagai jenis penganan. Secara tradisional,
singkong biasanya dibuat gethuk, keripik singkong, dan tape singkong.
2. Singkong mengandung karbohidrat dan tinggi
kalori, dari 100gram singkong dapat menghasilkan kalori sebesar 160 kalori.
Bahkan menurut Nutrition and You, kalori pada singkong 2 kali lipat dibanding
kalori pada kentang.
3. Singkong diketahui banyak mengandung vitamin B
kompleks dan kelompok vitamin lainnya seperti folates, thiamin, piridoksin
(vitamin B-6), riboflavin, dan asam pantotenat. Riboflavin ini berperan dalam
tubuh dalam membantu pertumbuhan dan memproduksi sel darah merah.Cocok bagi
yang sering mengalami kurang darah.
4. Mineral-mineral yang sangat penting bagi tubuh
ternyata juga banyak terdapat pada singkong.Seperti diantaranya seng,
magnesium, tembaga, dan besi. Jumlah kalium pada singkong ternyata cukup tinggi
untuk mencukupi kebutuhan tubuh.Kalium sangat baik untuk mencegah darah tinggi.
5. Singkong ternyata lebih baik dibanding dengan
nasi, karena singkong memiliki sifat antikanker,antitumor dan meningkatkan
nafsu makan. Selain itu, singkong jauh lebih baik dikonsumsi oleh penderita
diabetes daripada nasi putih.
6. Singkong dapat membantu untuk mengatasi
berbagai keluhan penyakit, seperti sakit kepala,rematik, diare,cacingan pada
anak, dan dapat meningkatkan stamina yang loyo karena kandungan kalorinya.
8. Daun singkong juga tak ketinggalan
menyumbangkan gizi penting bagi tubuh. Daun singkong muda bisa diolah menjadi
sayuran untuk dimakan. Daun singkong kaya akan vitamin B kompleks, vitamin dan
mineral zat besi tinggi. Sangat baik untuk memenuhi kebutuhaan zat besi tubuh.
C. Cara memilih Singkong
Meskipun
singkong memiliki nilai gizi tinggi, namun perlu dipastikan untuk memilih jenis
singkong yang baik. Cara memilih singkong yang baik adalah warna singkong yang
putih bersih setelah dikupas, tanpa adanya warna kekuningan,berwarna kebiruan.
Tanda warna kekuningan atau kebiruan menandakan jika singkong sudah terlalu
lama disimpan. Zat yang menyebabkan warna kebiruan atau kekuningan adalah enzim
poliphenolase yang bersifat racun. Kalau Anda membeli singkong, tanda singkong
yang masih baru adalah dari tanah yang menempel yang masih belum kering.
REFERENSI







0 komentar:
Posting Komentar